Sesar Lembang

Sesar Lembang adalah sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan LembangKabupaten Bandung BaratJawa Barat. patahan Lembang mengalami pertemuan dengan Sesar Cimandiri di Padalarang. Patahan ini memanjang dari padalarang hingga gunung batu yang kira kira memiliki jarak sekitar 29 Km.[1]

waspada sesar lembang

Gunung Batu merupakan titik akhir dari Patahan Lembang di Lembang tepat berada di belakang gunung.

Menurut BMKG, patahan ini bisa menyebabkan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 Skala ritcher.[2]  patahan Lembang sendiri terbagi menjadi dua Segmen (bagian), yakni Segmen barat dan Segmen timur sehingga gempa yang diakibatkan memiliki skala yang berbeda-beda. Pergerakkan patahan Lembang mencapai 3 milimeter/tahun. Akan tetapi, segmen-segmennya memiliki pergerakan tersendiri sehingga pergerakkan patahan Lembang tidak Sempurna. Meski begitu, kecepatan pergerakan patahan Lembang selalu berubah-ubah. Namun, penelitian lain menyebut bahwa Sesar Lembang terbagi menjadi tiga segmen, barat, tengah, dan timur.

sesar lembang
lokasi sesar lembang

Panjang Sesar Lembang

Saat ini, memang sudah ditentukan bahwa panjang patahan Lembang adalah 29 km. Akan tetapi, sebelumnya Google Maps telah mengungkap bahwa panjang patahan Lembang adalah 22 km melalui citra satelit. Riset lain juga mengatakan bahwa panjang patahan Lembang adalah antara 20 – 27 km. Karena masalah ini, sebuah teknologi mutakhir yang dibantu teknologi penginderaan jarak jauh LIDAR (Light Detectin and Ranging) memperkirakkan bahwa total panjang Sesar Lembang yang diketahui adalah 29 km karena dari nol dari barat Sesar Lembang membentang dari daerah Padalarang, kemudian melewati Ngamprah, Cihideung, Lembang, dan Bukit Batu Lonceng (Cimenyan). Sedangkan timur melewati Desa Cipanjula, Kecamatan Cilengkrang, hingga Kabupaten Bandung.

Potensi Gempa

“Potensi gempa dari patahan Lembang yang mencapai M6,5 -M7,0 adalah magnitudo maksimum yang mungkin terjadi, apabila satu segmen patahan Lembang yang panjangnya sekitar 29 km bergerak sekaligus,” ungkapnya, Senin (14/10/2019). “Namun, hingga kini masih belum ada yang tahu berapa besar probabalitas kejadian tersebut. Apakah akan sekaligus besar, atau gempanya lebih kecil tapi berkali-kali, masih belum ada yang tahu,” lanjutnya. Berdasarkan penelitian Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ahmad mengatakan, apabila gempa patahan Lembang setidaknya mencapai M6,8, maka guncangan sangat kuat akan terasa oleh sejumlah wilayah yang berdekatan dengan patahan tersebut.


Artikel ini sudah Terbit di AyoBandung.com, dengan Judul Potensi Gempa patahan Lembang Capai 7 Skala Richter